“One Day Trip” Hitachi Seaside Park (1)

Salah satu tempat wisata yang paling terkenal di Ibaraki adalah Hitachi Seaside Park. Beruntungnya kami yang sekarang tinggal di Desa Tokai karena hanya berjarak sekitar 15 menit menggunakan bus dari rumah ke taman ini. Lebih lagi ada bus dari depan rumah yang langsung menuju ke Hitachi Seaside Park.

Pertama kali kami mengunjungi Hitachi Seaside Park sewaktu liburan Golden Week 2017. Pada saat itu kami masih tinggal di Tokyo. Namun setelah kami tinggal di Ibaraki, tepatnya di desa Tokai, sudah lebih dari 5 kali mengunjungi taman ini di sepanjang tahun 2019. Walaupun sudah lumayan sering, kami tetap berencana mengunjunginya lagi tahun ini (bahkan berencana membeli annual pass..hahaha).

Pasti heran donk yaa… Apakah ada yang spesial dari taman ini? Jawabannya ADA. Salah satunya adalah karakter tanamanan yang berbeda beda setiap musimnya. Bagi saya, yang paling layak dikunjungi pada saat musim semi dan musim gugur.

Kali ini, saya akan berbagi pengalaman mengunjungi taman ini pada saat musim semi 2019 bersama keluarga. Seperti cerita-cerita saya sebelumnya, kali ini kita akan melakukan One Day Trip bersama Henokh yang baru berusia sekitar 1.5 bulan. Hehehe

20 April 2019

Suhu yang hangat di hari Sabtu ditambah dengan cuaca yang cerah memantapkan langkah kami untuk melakukan perjalanan di hari ini. Tujuannya adalah melihat bunga Tulip dan Nemophila di Hitachi Seaside Park.

Perjalanan membawa bayi tentunya membuat kami harus memberikan waktu lebih untuk persiapan. Selain itu, jadwal bus dari rumah pukul 10.00 JST membuat kami nyaman mempersiapakan segala keperluan Henokh.

Harga tiket masuk Hitachi Seaside Park sebesar ¥ 450

 

Berikut sekilas rangkuman petualangan kami di Hitachi Seaside Park.

10:00 – 10:20 JST: Berangkat naik bus menuju ke Hitachi Seaside Park. Cuaca yang hangat dan cerah membuat hari ini banyak sekali orang yang berkunjung. Terlihat dari kemacetan sekitar area taman. Bagi yang membawa mobil, jangan khawatir karena tempat parkir yang tersedia juga cukup banyak.

Tidak harus parkir di parkiran Hitachi Seaside Park, ada banyak tempat parkir di sekitar Hitachi Seaside Park.”

10:30 – 12:00 JST: Sebelum masuk, pastikan dulu sudah membeli tiket masuk. Pemandangan yang didapat sesaat memasuki Hitachi Seaside Park adalah hamparan taman yang mana di tengahnya terdapat semacam kolam air. Kami langsung memilih untuk menjelajah sisi kanan dimana terdapat hamparan bunga tulip yang beraneka warna ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan pemandangan yang sangat indah. Saya baru sadar kalau hanya sedikit dokumentasi yang kami lakukan karena fokus kami memastikan Henokh tetap baik-baik saja selama di taman.

Ingat!!!

Kita sedang di negara Jepang, jadi haruslah taat baik peraturan tertulis maupun norma-norma sosial yang berlaku.

“Sekecil apapun tindakan buruk kita dinegara orang, maka akan mempengaruhi cara pandang orang tersebut terhadap negara kita.”

Tips:

  • Pastikan handphone, kamera, GoPro, Osmo Mobile, dll dalam kondisi prima (baterai penuh).
  • Kalau mau berfoto di spot-spot tertentu dan banyak orang maka WAJIB ANTRI.
  • Jangan menginjak atau memetik tanaman hanya demi selfie atau foto.
  • Sepanjang jalan tidak banyak terdapat tempat sampah. SIMPAN BUNGKUS SAMPAH ANDA SAMPAI MENJUMPAI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH.

12:00 – 13:00 JST: Waktunya mengganti popok Henokh dilanjutkan dengan memberi asupan makanan buat Henokh. Di dalam Hitachi Seaside Park terdapat fasilitas untuk ibu menyusui dan ruangan untuk mengganti popok bayi. Tentunya ruangan ini bersih dan nyaman. Mari kita yang menggunakannya untuk tetap menjaga kebersihan. Di dalam ruang menyusui juga terdapat air panas untuk membuat susu bayi.

13:00 – 13:40 JST: Setelah Henokh selesai makan, saatnya giliran orang tuanya yang membutuhkan asupan makanan. Ada beberapa restoran yang terdapat di dalam taman ini. Tapi hari ini kami mencoba makanan yang disajikan oleh food truck. Hari yang cerah dan udara yang hangat sangat cocok untuk menikmati makan siang di luar. Menu makanan yang disajikan sangat beraneka ragam tapi harganya sedikit mahal (¥500 -¥1.200). Kami memilih makan di area sekitar bunga tulip.

Tidak terasa sudah hampir jam 2 siang tapi kami masih berada di satu lokasi. Saatnya bergerak menuju lokasi utama lainnya.

14:00 – 15:30 JST: Saatnya menuju ke area utama di musim semi, Nemophila. Perlu jalan kaki sekitar 15 menit dari pintu gerbang utama menuju ke bukit Nemophila. Karena kami bawa bayi, tentunya memakan waktu yang lebih lama.hehehe. Pada saat kami datang hari itu, sudah banyak orang yang mendaki bukit Nemophila. Kami memilih untuk tidak mendaki tapi menikmati dari bawah saja. Bagi mereka yang memilih mendaki bukit maka dari atas akan mendapatkan pemandangan langsung ke laut lepas yang sangat bagus.

“Nemophila ini ditanam di bukit-bukit dan kita bisa berjalan menelusi bukit tersebut sambil menikmati pemandangan nemophila”

15:40 – 16:00 JST: Lagi-lagi kami harus mampir ke ruang bayi untuk mengganti popok dan memberi asupan makanan buat Henokh

16:30 JST: Saatnya untuk mengakhiri perjalanan hari ini. Hitachi Seaside Park tutup pukul 17:00 JST. Sebelum pulang, kami wajib mampir ke toko souvenir untuk membeli magnet dan buah tangan(buat dimakan sendiri..hahaha).

Terdapat fasilitas kereta untuk berkeliling taman dengan biaya tambahan. Sangat berguna bagi mereka yang datang membawa orang tua atau anak. Perjalanan berkeliling Hitachi Seaside Park sangatlah melelahkan bagi mereka yang belum terbiasa jalan kaki.”

Demikianlah rangkaian One day trip kami dengan membawa Henokh si bayi kecil kami.

Kesimpulan

  • Sekitar akhir April – awal Mei adalah waktu yang tepat melihat Nemophila dan Tulip.
  • Di sekitar waktu ini pula terdapat libur Panjang di Jepang, atau dikenal dengan istilah Golden Week. Bagi mereka yang mau datang kesini dari Tokyo, menggunakan kereta adalah opsi yang paling baik. Mobil adalah opsi terakhir karena akan sangat macet (pengalaman kami di tahun 2017).
  • Karena taman ini sangat luas, maka minuman botol dan cemilan sangat direkomendasikan untuk dibawa.
  • Bagi mereka yang membawa bayi atau balita, kereta bayi (stroller) sangat direkomendasikan untuk dibawa.

 

IMG_4683

Bunga Tulip

IMG_4674

Antrian panjang menuju puncak bukit Nemophila. Bisa loh berhenti sebentar untuk mengambil foto tapi jangan melewati pagar yaaa.

IMG_3112

Kombinasi warna warni bunga tulip membuat pemandangan menjadi sangat indah.

IMG_3118

Henokh dan maminya. Hangatnya sinar matahari membuat Henokh tertidur lelap.

Categories: Tempat Wisata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s