Cara memperoleh berbagai tunjangan dari Pemerintah Jepang untuk Ibu Hamil.

Bagi setiap pasangan suami istri, kehamilan pertama tentunya mempunyai tantangan tersendiri. Mulai dari rasa senang, bahagia, khawatir, dll semua bercampur aduk. Kalau di Indonesia, mungkin lebih sederhana karena tinggal datang ke rumah sakit, diperiksa dan bagi mereka pemegang asuransi BPJS atau asuransi dari kantor akan memperoleh bantuan keringanan biaya atau bahkan biaya ditanggung penuh oleh kantor.

Tidak demikian ketika tinggal di Jepang. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mendapatkan subsidi melahirkan dari pemerintah.

Ada yang mau dapat bantuan? Kalau iya, silahkan lanjut ya bacanya.

Surat Keterangan Hamil

Untuk mendapatkan semua bantuan dari pemerintah maka hal yang pertama dilakukan adalah mempunyai surat keterangan hamil.

Caranya: lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan dan pihak rumah sakit atau klinik akan mengeluarkan surat keterangan hamil.

“Hasil test pack tidak bisa dijadikan bukti ya. Tapi bisa dijadikan patokan untuk pergi ke klinik atau dokter kandungan.”

Pergi ke Kantor Pemerintahan (Yakuba/ Kuyakusho/ Shiyakusho)

Selanjutnya, bawa surat tersebut ke kantor pemerintahan dimana anda tinggal.

Kalau tinggal di desa maka suratnya dibawa ke kantor desa (Yakuba). Kalau tinggal dikelurahan namanya Kantor Kelurahan (Kuyakusho), dan kalau di Kota namanya Shiyakusho.

Selain membawa surat keterangan hamil, tentunya anda perlu membawa dokumen lainnya seperti Residence Card, Health Insurance, My Number dan Personal Stamp (Hanko). Kalau pengalaman saya, dokumen tersebut seperti menjadi hal yang wajib atau umum ditanyakan ketika mengurus segala sesuatu ke kantor pemerintahan. Jadi selalu dibawa aja.

Setelah kami melakukan registrasi di Yakuba, barulah kami memperoleh beberapa fasilitas dan tunjangan untuk ibu hamil.

IMG_2515

Alat penanda ibu hamil. Mami Henokh sangat senang waktu pertama kali dapat pin ini.

Berikut saya rangkum beberapa fasilitas atau bantuan yang kami peroleh:

  1. Bantuan biaya melahirkan. Setiap ibu hamil mendapat bantuan sebesar 420.000 yen. Uang tersebut bisa ditransfer langsung ke rekening pribadi atau ditransfer ke rekening rumah sakit. (Baca ini juga ya: Melahirkan di Jepang dapat uang Rp.60 juta, benar gak ya??)
  2. Kupon checkup. Bagi ibu hamil, tentunya ada pemeriksaan rutin yang perlu diikuti selama masa kehamilan. Nah, pemerintah Jepang memberikan bantuan berupa kupon untuk setiap pemeriksaan rutin ke Rumah Sakit. Dengan membawa kupon ini, maka biaya pemeriksaan bisa jauh lebih murah.
  3. Kartu Marufuku. Ini adalah sejenis kartu subsidi untuk ibu hamil. Masa berlaku kartu ini dimulai dari hamil (berdasarkan pemeriksaan dokter, bukan hasil test pack) hingga estimasi tanggal kelahiran bayi. Kartu ini berguna untuk membantu biaya perobatan atau pemeriksaan semasa hamil.
  4. Nametag atau pin khusus ibu hamil. Pin ini biasanya di tempel di tas atau dibagian yang mudah terlihat oleh orang. Dengan memakai pin ini maka akan mendapatkan prioritas duduk di transportasi umum.
  5. Boshi techo. Boshi techo adalah buku panduan kesehatan ibu dan anak. Dibuku ini ada beberapa panduan mengenai pertumbuhan anak. Selain itu buku ini digunakan juga untuk mencatat kondisi ibu dan anak selama masa kehamilan. Buku ini akan digunakan sebagai panduan dan catatan pertumbuhan anak hingga usia 6 tahun. Jadi, jangan sampai hilang yaa..

Dari segi biaya, semua tunjangan tersebut sangatlah membantu dan meringankan biaya pemeriksaan selama masa kehamilan.

Semoga catatan singkat ini bisa bermanfaat.

Categories: Tentang Jepang

Tagged as: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s