Dampak COVID19 terhadap tagihan air (PAM) di Desa Tokai Jepang

Air adalah salah satu sumber utama dalam kebutuhan hidup sehari-hari. Banyak kegiatan sepanjang hari yang membutuhkan air mulai dari mandi, minum, hingga mencuci pakaian.

Sejak menyebarnya kasus COVID19 di prefektur Ibaraki, tingkat pemakaian air pun semakin meningkat di rumah. Salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh istri adalah wajib mandi setelah keluar dari rumah. Selesai bermain di taman sebelah rumah pun harus mandi lagi. Intensitas mandi berdampak juga terhadap intensitas penggunaan mesin cuci karena semua pakaian wajib langsung dicuci apabila sudah dipakai keluar rumah. Tentulah kedua hal ini berdampak langsung terhadap kenaikan volume penggunan air sepanjang periode bulan Maret hingga Mei sebesar 7 m³.

Tentu saja dampak kenaikan penggunaan air ini akan berakibat terhadap kenaikan tagihan air, bukan?

Tagihan air di Desa Tokai

Tagihan air sedikit berbeda dengan tagihan listrik maupun gas. Tagihan air dibayarkan setiap dua bulan sekali. Selain itu, tagihan air di Desa Tokai dikatagorikan kedalam dua bagian, yaitu: penggunaan air (PAM) dan air limbah.

Untuk sistem pembayaran air, bisa dilakukan dengan manual (bayar melalui minimarket) ataupun auto debit.

Kami sendiri biasanya menggunakan sekitar 30 hingga 40 m³ air selama dua bulan untuk kebutuhan sehari-hari dengan total tagihan sekitar ¥ 8.000 hingga ¥ 12.000.


Kasus luar biasa pernah terjadi di musim dingin (Nov – Jan) dimana pemakaian air melonjak hingga 60 m³. Saat itu, petugas air datang sampai datang ke rumah untuk melakukan pengecekan apakah terdapat kebocoran saluran air.


Dampak COVID19

Tidak bisa dipungkiri bahwa COVID19 telah memberikan dampak yang begitu besar baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap banyak sektor kehidupan, salah satunya adalah dampak ekonomi.

Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah (Desa Tokai)  memberikan bantuan subsidi biaya air kepada rumah tangga maupun pelaku usaha yang ada di Desa Tokai. Bantuan ini berupa penggratisan atau keringanan untuk biaya air (PAM) sedangkan untuk biaya air limbah tidak mendapatkan subsidi untuk periode pemakaian di bulan April dan Mei.

Kebijakan ini bisa jadi berbeda ditiap-tiap daerah. Untuk lebih jelasnya silahkan dicek di website daerah masing-masing.

PQCME3499

Biaya air (PAM) ¥0 dan biaya limbah ¥ 4.850.

Sumber

https://www.vill.tokai.ibaraki.jp/kurashi_tetsuzuki/jo_gesuido/4868.html

 

Categories: Desa Tokai, Tentang Jepang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s