Pengalaman Tinggal di Desa Tokai Jepang (3)

The 0123, salah satu perusahaan penyedia jasa pindahan di Jepang.

Mahalnya Jasa Pindahan di Jepang

Pada cerita sebelumnya, telah diketahui bahwa pada akhirnya saya hanya bertahan kurang dari satu bulan di Minowa Dormitory dan memutuskan untuk pindah ke dormitory yang lebih dekat dengan stasiun Tokai.

Hal yang harus saya persiapkan sebelum pindahan adalah mencari jasa pindahan. Ini adalah pengalaman pertama saya menggunakan perusahaan yang bergerak di bidang tersebut.

Berikut saya tuliskan langkah yang dilakukan ketika hendak menggunakan jasa pindahan.

  1. Mencari perusahaan jasa pindahan. Saat itu saya menggunakan jasa dari perusahaan ” The 0123 “.
  2. Menghubungi perusahaan tersebut untuk membuat janji untuk melakukan Mitsumori (見積り) atau estimation.
  3. Satu orang pegawai perusahaan akan datang ke rumah untuk melihat dan mengestimasikan biaya (Mitsumori (見積り) yang akan dikeluarkan untuk pindahan tersebut. Semakin banyak barang tentunya akan membuat harga semakin mahal. Selain jumlah barang, jarak tempuh juga berpengaruh terhadap harga.
  4. Kalau setuju dengan estimasi harga yang diberikan, maka silahkan membuat janji untuk menentukan tanggal pindah. Kalau tidak setuju dengan estimasi harga yang diberikan silahkan dibatalkan tentunya dengan cara yang baik. Mereka juga tidak akan marah karena hal ini biasa terjadi di dunia usaha.
  5. Pihak perusahaan akan memberikan sejumlah kardus secara gratis apabila menggunakan jasa mereka. Selain itu, mereka juga bisa menangani sampah atau barang yang tidak mau dibawa ke tempat yang baru.
  6. Pembayaran dilakukan setelah semua barang dipindahkan ke tempat tinggal yang baru.
Advertisements

Awalnya saya berpikir bahwa menggunakan jasa pindahan tidak akan begitu mahal karena lokasi pindahan masih di dalam desa Tokai dan jarak tempuh kurang dari 5 km. Selain itu, saya juga tidak mempunyai banyak barang karena hampir semua barang-barang yang ada di apartemen di Tokyo seperti mesin cuci, kulkas, meja makan, rice cooker dll sudah saya hibahkan kepada teman-teman di kampus.

Saat itu, barang yang akan saya bawa ke tempat tinggal yang baru hanya pakaian, buku, TV, meja belajar, peralatan dapur, AC, kasur dan futon.

Berdasarkan kondisi tersebut, tentulah wajar saya membuat asumsi kalau biaya pindahan ini tidak akan begitu mahal. Hingga akhirnya staf tersebut menghitung estimasi biaya yang akan saya keluarkan sekitar ¥ 55.000 diluar biaya pasang AC di tempat tinggal yang baru.

Cukup kaget mengingat dengan jarak sedekat itu biaya yang dikeluarkan cukup mahal. Jadi teringat semasa tinggal di Kelurahan Miyamae, Kawasaki sering sekali sesama warga Indonesia bahu membahu membantu pindahan sesama warga Indonesia tanpa pamrih dan hanya bermodalkan sewa mobil truk atau pickup (walaupun saya sangat jarang ikutan.. hehe).

Pindahan yang jaraknya masih di dalam Desa Tokai aja harganya segitu ya, gimana pindahan dari Kawasaki ke Desa Tokai ya? Apalagi pindahannya pada saat ‘high season’ sekitar bulan Februari hingga April. Kira-kira bisa kena berapa ya?

Advertisements

Karena ini adalah pengalaman pertama saya, tentunya saya menanyakan kepada teman Jepang mengenai harga yang diestimasikan tersebut. Ternyata teman saya mengatakan harga segitu cukup normal.

Dari sini saya belajar bahwa Jepang adalah negara yang cukup menghargai mereka yang bekerja di bidang jasa. Selain itu cara kerja hingga hasil yang saya terima pun sangat memuaskan.

Pemasangan pelindung pada pintu maupun dinding untuk menghindari kerusakan pada pintu atau barang.

Categories: Desa Tokai, Tentang Jepang

1 reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s