Perlu gak ya Dana Pensiun?

Ilustrasi dana pensiun.

Saya termasuk salah satu dari mungkin ribuan orang yang tidak begitu peduli dengan yang namanya dana pensiun. Bukti utamanya adalah saya merasa dana pensiun yang dipotong setiap bulan dari gaji sudah cukup nantinya untuk kehidupan saya bersama keluarga setelah saya menjalani masa pensiun. Oleh karenanya, saya tidak begitu memikirkan lebih lanjut lagi dan merasa sudah aman dengan kondisi seperti saat ini.

Hal ini mulai mengusik kehidupan jiwa dan raga ketika berdiskusi lebih dalam berlangsung dengan istri yang kebetulan berlatar belakang ekonomi dan seorang akuntan ditambah lagi dengan informasi seputar dunia keuangan yang bisa dibaca baik melalui buku, media elektronik maupun menonton video yang banyak tersebar dibanyak platform.

Salah satu hal yang membuat saya cukup terkejut adalah data yang mengatakan bahwa kurang dari 10% para pensiunan mempersiapkan rencana pensiun dengan baik sehingga tidak dapat hidup dengan sejahtera.

Tentunya dengan angka ini membuat saya cukup kaget. Bagaimana bisa ketika sudah bekerja selama puluhan tahun dan adanya pesangon ketika memulai memasuki masa pensiun atau gaji pensiunan bagi PNS tetapi masih belum bisa membuat hidup sejahtera dimasa pensiun nantinya?

Apakah nantinya uang pensiunan bulanan ataupun pesangon itu bisa mencukupi kebutuhan hidup semasa pensiun? Kalau ternyata belum cukup, apa yang harus dilakukan? Perlukah dipersiapkan dari sekarang? Bagaimana cara memulainya?

Lalu, bagaimana dengan mereka yang bekerja di sektor UMKM ataupun informal? Adakah cara untuk mempersiapkan dana untuk hari tua disaat memenuhi kebutuhan sehari-hari aja masih pas-pasan?

Bagi saya yang berlatar pendidikan di bidang keteknikan dan bekerja dibidang yang sama, tidak saya pungkiri hal-hal keuangan seperti ini masih sangat awam bagi saya. Akan tetapi, melihat data yang ada, tentu saja saya berusaha untuk tidak masuk ke lingkaran yang 10% ketika memasuki masa pensiun.

Sebagai orang awam, ternyata banyak cara yang sudah tersedia untuk memfasilitasi kita nantinya pada saat memasuki dunia pensiun. Salah satunya adalah dengan mengikuti program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

Categories: Dunia kerja, Lain-lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s