Mahalnya belajar mengemudi di Jepang.

Beda negara beda pula aturan yang berlaku. Untuk urusan mengemudi, di Jepang punya aturan yang jauh berbeda dengan yang ada di Indonesia.

Pada umumnya, mereka yang hendak belajar mengemudi untuk pertama kalinya harus mendaftarkan diri ke Driving School. Setahu saya, ini adalah satu-satunya cara bagi mereka yang baru mau belajar mengemudi. Berdasarkan obrolan dengan beberapa teman Jepang, hal tersebut memang sudah biasa. Akan tetapi, bagi warga asing khususnya Indonesia, biaya yang harus dikeluarkan untuk belajar mengemudi tersebut bisa terbilang cukup mahal. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh situasi di Indonesia dimana masih “abu-abunya” antara peraturan dan praktek yang berlangsung.

Berdasarkan pengalaman saya mengikuti kursus mengemudi di Indonesia, pada dasarnya kursus ini hanya ditujukan agar siswa dapat mengemudi tanpa perlu memberikan teori mengenai keselamatan dalam mengemudi yang memadai. Hal paling mendasar adalah pengajar di tempat saya mengemudi tidak mengenakan sabuk pengaman selama mengemudi.

Walaupun sudah saya ingatin ‘Pak, sabuk pengamannya tolong dipakai’. Dan cuma dibalas dengan kalimat yang sudah sering kita dengar ‘Gak nyaman kalau dipakai’.

Hal ini cukup berbeda ketika mengikuti kursus mengemudi di Jepang. Hal pertama yang dilakukan adalah mengikuti teori-teori keselamatan dalam mengemudi, aturan lalu lintas, dll di dalam kelas. Selanjutnya harus mengikuti ujian teori terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam praktek mengemudi. Untuk praktek mengemudi sendiri, tidak langsung praktek di jalan raya, tapi praktek dilakukan didalam Driving School.

Setelah mengikuti beberapa rangkaian teori dan praktek yang diberikan oleh pihak Driving School dan dinyatakan lulus, barulah peserta mengikuti ujian pengambilan Surat Ijin Mengemudi (SIM) yang dilaksanakan di ‘Unten Menkyo Center’ yang ada di dekat daerah masing-masing.

Nah, berbagai macam rangkaian kegiatan tersebut membuat biaya belajar mengemudi di Jepang menjadi relatif mahal. Pada umumnya, total biaya yang dikeluarkan untuk belajar mengemudi sekitar ¥ 300.000 – 400.000.

List biaya mengemudi yang diadakan oleh salah satu Driving School di Jepang*.

Bagaimana dengan mereka yang sudah punya SIM Indonesia? Apakah harus ikut Driving School atau adakah cara lain untuk memperoleh SIM Jepang?

Nantikan di tulisan selanjutnya ya…

*https://www.koyama.co.jp/english/english_02_01.html

Celotehan Suami Istri (CSI): #14. Toilet Bocor!!!

Ini adalah minggu pertama Laura tinggal di Jepang tepatnya di Kota Kawasaki kelurahan Miyamae. Meskipun belum sampai seminggu tinggal di Jepang, bukan berarti ini pertama kalinya Laura ke Jepang. Dia […]

Nasi telah menjadi sereal

Beberapa hari ini kepikiran dengan menu sarapan yang jauh berubah ketika tinggal di Indoneisa. Sewaktu menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di Jogja, sarapan dengan menu complit (nasi+sayur+lauk) adalah suatu kewajiban yang […]

Loading…

Something went wrong. Please refresh the page and/or try again.

Categories: Lain-lain, Tentang Jepang

Tagged as: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s